The Sweetest (The Old Jecko Emji Band )


THE%20SWEETESTQuantcast

Ring Tone - Presiden Hatiku !


the sweetest "jecko-emji latest band" official music channel : http://www.reverbnation.com/thesweetest


Whois Online?

Senin, 20 April 2009

Nidia - duo band baru asal Jakarta ...



Nidia adalah duo band baru asal Jakarta yang beranggotakan Nadia dan Lidya dan mulai berdiri sejak 19 April 2009. Saat ini Nidia sedang melakukan proses recording mempersiapkan album barunya. Bocoran lagu-lagunya dapat teman-teman dengarkan secara streaming melalui blog ini. Single lagu yang saat ini teman-teman dengarkan melalui blog saya ini berjudul : Kusadari, hasil tulisan Deni Apriansyah, dan diarransemen oleh Jecko Jovial yang sekaligus merupakan Producer dari duo band ini. Nidia saat ini berada di bawah label Jovial Sense, dimana label ini bergerak juga di bidang song writing & provider, dan tallent menagement. Selanjutnya dengan keikhlasan teman-teman, bantulah saya untuk mereview, dengan cara mengirimkan komentar dan kesan teman-teman terhadap lagu dari : Nidia melalui e-mail : nidiamu@gmail.com, atau SMS ke : +62-8159491044, atau langsung tuliskan saja komentar teman-teman melalui blog ini. Catatan : tanpa harus register teman-teman bisa langsung menuliskan comment di blog ini kok. Ditunggu ya, coz Nidia membutuhkan dukungan teman-teman semuanya !! Profil dan lagu Nidia juga bisa diakses melalui http://www.myspace.com/nidiamu !


Salam,

Jumat, 03 April 2009

David Tewas Karena Temuannya Sangat Bernilai

JAKARTA, KOMPAS.com - Penemuan konsep aplikasi teknologi tinggi yang sangat bernilai dari David Hartono diduga menjadi pendorong pengakhiran secara paksa hidup mahasiswa brilian asal Indonesia yang berkuliah di Nanyang Technological University (NTU) Singapura itu, demikian Iwan Piliang, Ketua Tim Verifikasi kematian David Hartono, kepada Antara, Kamis malam.

"Riset yang dilakukan David bernilai ekonomi tinggi," kata Iwan seraya menyebut dampak keilmuwan dan bisnis yang luas dari riset David bertemali dengan kematian juara dua Olimpiade Science tingkat nasional dan salah satu wakil Indonesia di satu Olimpiade Matematika tingkat internasional itu.

Iwan menengarai pihak-pihak tertentu di Singapura telah menyimpulkan riset dan inovasi yang dirintis David berdampak luas, sangat sensitif dan mengusik keamanan bisnis sehingga mendorong tindakan-tindakan sangat berlebihan yang membuat David meninggal.

Iwan, yang dalam satu tulisannya di Kompas mengutipkan pengakuan seorang saksi bahwa David sempat berteriak hendak dibunuh sekelompok orang, mengatakan dia telah menjalin banyak kontak di Singapura untuk menguatkan klaim bahwa David sengaja diakhiri hayatnya.

"They want to kill me (mereka mau membunuh saya)," kata Iwan mengutip David yang meneriakkan kalimat itu sambil berlari seperti dikejar seseorang. Iwan mengutipkan kalimat ini dari seorang saksi di Singapura yang mengutarakan kesaksian itu kepadanya.

Mahasiswa fakultas Teknik Kelistrikan dan Elektro (EER) NTU itu sedang mengambil skripsi dengan meneliti pemanfaatan aplikasi Open CV dari Intel yang adalah software tak berbayar (open source) yang fokusnya terutama untuk pemrosesan gambar secara real-time.

Aplikasi ini dihubungkannya untuk mengoptimalisasi kamera CCTV yang umum digunakan di gedung-gedung dan objek-objek publik, bagi pengintaian berobjek tiga dimensi (3D).

Sementara itu, keluarga kecewa pada pihak berwajib Singapura yang tidak menepati janjinya menyampaikan hasil otopsi mengenai penyebab kematian anggota keluarganya. "Kami heran negeri semaju Singapura sampai bisa menghabiskan waktu sebulan untuk melakukan otopsi," kata William Hartono Widjaja, kakak kandung almarhum.

William mengisahkan, sebulan lalu, keluarganya dijanjikan seorang penyidik (senior investigative) Singapura bernama Soh Chee Ing bahwa hasil otopsi akan diperoleh sebulan lagi (awal April 2009).

Namun, sampai lewat Kamis (2/4), hasil otopsi tidak didapatkan keluarga, padahal keluarga telah mematuhi segala prosedur yang diinstruksikan Singapura meskipun keluarga merasa arahan Singapura itu ganjil dan mengada-ada.


BNJ
Sumber : Antara